Survei Geolistrik sebagai salah satu cara untuk menduga posisi kedalaman lapisan batuan yang mengandung air ( akuifer).
Gambaran umum
Survei geolistrik biasa dilakukan pada suatu kegiatan pencarian ( eksplorasi) sumber air bawah tanah. Survei ini bertujuan untuk mengetahui kedalaman lapisan batuan/tanah yang mengandung air tanah. Dengan diketahuinya kedalaman lapisan batuan yang mengandung air tanah, akan menyebabkan dalam perencanaan suatu pengambilan /pengeboran air tanah dapat dilakukan perhitungan beaya secara efektif dan efisien.
Metode ini digunakan berdasarkan adanya fenomena alam bahwa batuan/tanah yang mengandung air, mempunyai tahanan jenis kecil atau bersifat lebih menghantar aeus listrik daripada batuan yang tidak mengandung air.
Peralatan
Peralatan yang dipakai untuk survei geolistrik sudah banyak dibuat oleh beberapa pabrik atau instansi.
Dalam kesempatan ini dijelaskan survei geolistrik dengan alat “Multi Channel SuperSting Resistivity” yang didukung oleh perangkat lunak “Res2Dinv” dan “Earth Imager” . Kombinasi penggunaan peralatan lapangan dan perangkat komputer tersebut memungkinkan untuk mengetahui konfigurasi lapisan bawah permukaan sampai kedalaman tertentu dengan lebih cepat dan akurat.
Prinsip kerja alat ini adalah mengukur perbedaan tahanan jenis batuan secara vertikal dan lateral dan akhirnya ditampilkan dalam penampang tahanan jenis. Pengukuran topografi sepanjang bentangan-bentangan kabel diperlukan bila morfologi daerah survey bergelombang atau berbukit.

Gambar 1. SuperSting dengan perlengkapan utama-nya:
Switch Box, Battery, Elektroda arus , dan Kabel Elektroda.
Studi Kasus
Pada kesempatan ini diberikan suatu contoh penyelidikan geolistrik di daerah Kiara Payung Jatinangor Sumedang.
Skema pengukuran tahanan jenis multichannel dengan SuperSting ditunjukkan oleh Gambar 2. Jumlah elektroda arus ada 56 dan jarak maksimum antar elektroda 6 meter. Panjang bentangan kabel kl. 300 meter dan kemampuan penetrasi mencapai 60 meter dari permukaan tanah.

Gambar 2. Susunan Elektroda dalam Survey Tahanan Jenis
Multi Channel.
Hasil dari penyelidikan ini adalah penampang bawah permukaan sesuai arah profil yang dikehendaki ( Gambar 3). Warna hijau-biru menggambarkan zona tahanan jenis rendah (lapisan berair) dan zona merah menggambarkan tahan jenis tinggi, dalam hal ini berupa lapisan lava andesit.

Gambar 3. Profil Hasil Model Inversi dengan RES2DINV daerah
Kiara Payung Jatinangor Sumedang.
Sekretariat:
Jl Karang Pasundan V No. 33 Kec.Cilengkrang Kab. Bandung-Jawa Barat
Telp:(022)7833772 - HP:0818428255
email: dhanang@rt-net-kapelima.com
|